Bupati Kotabaru Siap Hadapi Tantangan Retreat Akmil di Magelang
MAGELANG – KALSELBABUSALAM.COM
Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, bergabung dalam kegiatan Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Bersama para kepala daerah lainnya, ia mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad) saat memulai program ini pada Jumat, 21 Februari 2025.
Selama sepekan, dari 21 hingga 28 Februari, Muhammad Rusli akan menjalani serangkaian tradisi semi-militer yang dirancang untuk meningkatkan disiplin, kepemimpinan, serta kesiapan fisik dan mental para kepala daerah.
"Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan sumber daya manusia, tetapi juga akan mengasah kemampuan fisik dan mental. Saya sudah menyiapkan diri untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan," ujar Rusli.
Ia menambahkan bahwa setelah mengikuti pelantikan kepala daerah se-Indonesia di Istana Negara yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, dirinya langsung melanjutkan agenda ke Akmil. "Sebagai kepala daerah, disiplin dan kesiapan mental sangat diperlukan agar tugas yang diemban bisa dijalankan dengan lebih maksimal," katanya.
Para kepala daerah yang mengikuti retreat ini tiba di Akmil Magelang menggunakan bus dari Rindam IV/Diponegoro. Sebelum memasuki kawasan akademi, mereka lebih dulu transit di Wisma Sumbing, yang berlokasi tepat di depan Akmil. Di sana, mereka dikelompokkan dalam peleton masing-masing, membentuk barisan, dan meneriakkan yel-yel penyemangat sebelum akhirnya berjalan menuju gerbang akademi.
Sesampainya di Akmil, mereka disambut dengan pengalungan bunga kepada perwakilan gubernur, bupati, dan wali kota sebagai simbol penghormatan. Gubernur Akmil, Mayor Jenderal TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, secara langsung menerima para kepala daerah tersebut. Hadir pula dalam acara penyambutan itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Aria Sugiarto, serta sejumlah pejabat lainnya.
Retreat ini diharapkan mampu membentuk jiwa kepemimpinan yang lebih tangguh bagi para kepala daerah, sejalan dengan semangat disiplin dan pengabdian yang diterapkan dalam sistem pendidikan militer.(Ainah)